22 Januari 2026 9:27 pm

Apakah ada Imlek di Jepang? Sejarah dan Tradisi Kyu Shogatsu

Apakah ada Imlek di Jepang? Sejarah dan Tradisi Kyu Shogatsu
Imlek di Jepang sering menimbulkan pertanyaan karena Jepang dikenal sebagai negara Asia Timur dengan banyak pengaruh budaya Tiongkok. Namun, cara Jepang memandang dan merayakan Imlek berbeda dengan negara seperti China atau Indonesia. Perbedaan ini berkaitan erat dengan sejarah perubahan kalender dan kebijakan modernisasi Jepang.

Apakah di Jepang ada Imlek?

Di Jepang, Imlek tidak dirayakan secara nasional seperti di Tiongkok atau negara Asia Timur lainnya. Jepang sejak era Meiji mengadopsi kalender Gregorian, sehingga Tahun Baru resmi dirayakan pada 1 Januari. Akibatnya, Imlek tidak masuk dalam hari libur nasional. Namun, keberadaan budaya Imlek tetap ada dalam konteks tertentu.
Imlek di Jepang biasanya dirayakan oleh komunitas Tionghoa dan di wilayah seperti Chinatown Yokohama, Kobe, dan Nagasaki. Perayaan ini bersifat budaya, bukan keagamaan atau kenegaraan. Acara yang umum dilakukan meliputi festival lampion, barongsai, dan kuliner khas Imlek. Jadi, Imlek ada di Jepang, tetapi terbatas pada komunitas dan ruang budaya tertentu.

Bagaimana Sejarah Perubahan Kalender Lunar ke Solar di Jepang?

Perubahan kalender lunar ke kalender solar di Jepang terjadi pada era Restorasi Meiji tahun 1873. Pemerintah Jepang secara resmi mengadopsi kalender Gregorian untuk menyelaraskan diri dengan negara Barat. Langkah ini bertujuan mempercepat modernisasi sistem administrasi dan ekonomi. Kalender lunar dianggap tidak efisien untuk kebutuhan negara modern.
Peralihan ini juga berdampak besar pada budaya dan tradisi masyarakat Jepang. Banyak festival tradisional yang awalnya berbasis kalender lunar dipindahkan ke kalender solar. Tahun Baru, yang sebelumnya mengikuti kalender lunar, dipindahkan ke 1 Januari. Sejak saat itu, kalender solar menjadi standar nasional Jepang hingga sekarang.

Di Mana Saja Lokasi Terbaik Merayakan Imlek di Jepang?

Imlek di Jepang tidak dirayakan secara nasional, tetapi tetap hidup di beberapa lokasi tertentu yang memiliki komunitas Tionghoa kuat. Perayaan Imlek di tempat-tempat ini berlangsung meriah dan terbuka untuk umum. Biasanya, pusat perayaan berada di kawasan Chinatown yang memiliki sejarah panjang. Inilah lokasi-lokasi terbaik untuk merayakan Imlek di Jepang.

Yokohama Chinatown (Kanto)

Yokohama Chinatown adalah lokasi terbaik merayakan Imlek di Jepang karena merupakan Chinatown terbesar dan paling aktif. Perayaan Imlek di sini berlangsung meriah dengan parade barongsai, tarian naga, dan dekorasi merah di seluruh area. Acara diselenggarakan secara terorganisir dan menarik wisatawan lokal maupun internasional. Fokus utamanya adalah budaya, hiburan, dan kuliner khas Tionghoa.

Nagasaki Shinchi Chinatown (Kyushu)

Nagasaki Shinchi Chinatown memiliki sejarah panjang hubungan Jepang dan Tiongkok sejak abad ke-17. Perayaan Imlek di sini dikenal dengan Festival Lentera Nagasaki yang berlangsung selama beberapa hari. Ribuan lentera menghiasi kota dan menciptakan suasana visual yang kuat dan khas. Perayaan ini menekankan nilai sejarah, simbolisme, dan akulturasi budaya.

Kobe Nankinmachi (Kansai)

Kobe Nankinmachi menawarkan perayaan Imlek yang lebih ringkas namun padat secara budaya. Acara biasanya berpusat pada pertunjukan seni, barongsai, dan pasar makanan khas Tionghoa. Lokasinya strategis dan mudah diakses, sehingga cocok untuk kunjungan singkat. Perayaan di sini bersifat praktis, langsung, dan fokus pada pengalaman pengunjung.

Apa Itu Kyushogatsu dan Mengapa Okinawa Masih Merayakannya?

Kyushogatsu adalah perayaan Tahun Baru berdasarkan kalender lunar yang masih dipraktikkan di Okinawa. Tradisi ini berasal dari pengaruh budaya Tiongkok dan Kerajaan Ryukyu sebelum Okinawa sepenuhnya terintegrasi dengan Jepang. Kyushogatsu biasanya dirayakan lebih sederhana dibandingkan Tahun Baru nasional Jepang. Fokus utamanya adalah doa keluarga, leluhur, dan harmoni spiritual.
Okinawa masih merayakan Kyushogatsu karena kuatnya identitas budaya lokal yang berbeda dari Jepang daratan. Tradisi ini dipertahankan sebagai bentuk kontinuitas sejarah dan penghormatan terhadap leluhur. Selain itu, kalender lunar masih dianggap relevan untuk ritual dan kepercayaan lokal. Kyushogatsu menjadi simbol resistensi budaya sekaligus pelestarian tradisi.

Apa Perbedaan Mencolok Antara Imlek di Jepang dengan di China atau Indonesia?

Perbedaan paling mencolok Imlek di Jepang dibandingkan China atau Indonesia adalah statusnya yang tidak bersifat nasional. Di Jepang, Imlek tidak menjadi hari libur resmi dan tidak dirayakan oleh mayoritas masyarakat. Perayaan hanya berlangsung di komunitas Tionghoa dan area tertentu seperti Chinatown. Skala dan dampaknya jauh lebih terbatas.
Di China dan Indonesia, Imlek memiliki dimensi sosial dan nasional yang kuat. Di China, Imlek adalah perayaan terbesar dengan libur panjang dan aktivitas nasional. Di Indonesia, Imlek diakui sebagai hari libur nasional dan dirayakan lintas komunitas. Makna Imlek lebih luas, mencakup identitas budaya, keluarga, dan kebersamaan publik.

Rekomendasi Brand Hampers Imlek Elegan dan Premium

Rayakan Imlek dengan memberi kesan tak terlupakan melalui koleksi hampers premium dari Carramica, brand keramik berkualitas ekspor dengan desain eksklusif bertema Tahun Baru Imlek. Carramica menghadirkan set piring dan gelas keramik yang indah sekaligus fungsional, aman untuk microwave, oven, dan dishwasher — ideal sebagai hadiah yang bisa dipakai setiap hari.
Kemasan hampers dirancang mewah dan dilengkapi dengan gift card serta jaminan pengiriman pecah-belah, sehingga pengalaman unboxing terasa elegan dan profesional dari awal sampai akhir. Pilihan premium seperti Carramica Golden Koi Dinner Set menonjolkan motif simbol keberuntungan yang kuat dalam budaya Imlek, memberi pesan kemakmuran dan kebahagiaan kepada penerima. Dengan fokus pada kualitas tinggi dan estetika yang berkelas, hampers imlek dari Carramica sangat cocok untuk diberikan kepada klien bisnis, kolega penting, maupun orang tersayang yang ingin Anda hormati dengan hadiah bermakna.
-

About Writer


Asyraf Syafiq Adhika


Penulis konten seputar hampers dan gifting yang telah berpengalaman lebih dari 3 tahun mengkurasi hampers Natal, Imlek, dan Lebaran. Ia fokus pada pemilihan set makan keramik yang memadukan estetika, nilai budaya, dan makna personal dalam setiap hadiah.



Frequent Asked Question

©- Copyright 2024 PT Carramica Kreasi Indonesia