
8 Januari 2026 8:36 pm
10 Jajanan Imlek Khas Tionghoa-Indonesia: Makna, Tips Memilih & Cara Sajinya
1. Mengapa Jajanan Manis Selalu Mendominasi Perayaan Tahun Baru Imlek?2. Apa Saja Daftar Jajanan Imlek?1. Kue Keranjang (Nian Gao)2. Kue Ku (Red Tortoise Cake)3. Wajik4. Lumpia Goreng (Spring Rolls)5. Manisan Segi Delapan (Togetherness Tray)6. Onde-Onde7. Kue Lapis8. Kue Bulan Imlek9. Manisan Segi Delapan10. Kue mangkuk3. Bagaimana Cara Menyimpan Jajanan Imlek Agar Tetap Segar dan Tidak Berjamur?4. Rekomendasi Brand Hampers Imlek Elegan dan Premium
Perayaan Tahun Baru Imlek tidak pernah lepas dari aneka jajanan khas yang sarat makna dan filosofi. Di balik rasa manis, tekstur lengket, hingga bentuk yang khas, setiap jajanan Imlek Tionghoa-Indonesia menyimpan doa tentang rezeki, keharmonisan, dan awal tahun yang lebih baik. Artikel ini merangkum 10 jajanan Imlek paling populer, lengkap dengan makna simboliknya.
Mengapa Jajanan Manis Selalu Mendominasi Perayaan Tahun Baru Imlek?
Jajanan manis mendominasi perayaan Tahun Baru Imlek karena manis secara simbolik merepresentasikan harapan akan kehidupan yang harmonis, rezeki lancar, dan masa depan yang menyenangkan. Dalam budaya Tionghoa, rasa manis diasosiasikan dengan keberuntungan dan hubungan yang baik antaranggota keluarga. Penyajian makanan manis juga menjadi bentuk doa non-verbal agar tahun yang baru dijalani tanpa konflik. Karena itu, pilihan rasa bukan sekadar selera, tetapi sarat makna budaya.
Selain makna simbolik, jajanan manis juga berfungsi sebagai medium sosial yang mudah dibagikan saat Imlek. Kue keranjang, manisan, dan permen memiliki daya tahan lama serta praktis disajikan untuk tamu. Hal ini membuatnya ideal sebagai sajian dan hadiah, sekaligus memperkuat tradisi berbagi. Kombinasi makna, fungsi, dan kebiasaan inilah yang membuat jajanan manis terus mendominasi perayaan Imlek.
Apa Saja Daftar Jajanan Imlek?
Jajanan Imlek bukan sekadar hidangan pendamping perayaan, tetapi bagian penting dari tradisi yang diwariskan lintas generasi. Setiap jenis jajanan dipilih berdasarkan makna simbolik, sejarah budaya, dan fungsi sosialnya saat menyambut Tahun Baru Imlek. Mulai dari kue berbahan ketan hingga manisan khas, daftar jajanan Imlek berikut mencerminkan harapan akan rezeki, keharmonisan, dan keberuntungan di tahun yang baru.
Kue Keranjang (Nian Gao)
Kue keranjang merepresentasikan konsep “naik level” dalam hidup, karena kata nian gao bermakna tahun yang lebih tinggi. Teksturnya yang lengket bukan kebetulan, tetapi simbol keterikatan relasi keluarga dan bisnis agar tetap solid. Daya tahannya yang lama juga mencerminkan harapan akan stabilitas rezeki sepanjang tahun.
Kue Ku (Red Tortoise Cake)
Bentuk kura-kura pada kue ku merefleksikan umur panjang dan ketahanan hidup, dua nilai utama dalam budaya Tionghoa. Warna merah dipilih sebagai penolak energi negatif sekaligus pembawa keberuntungan. Kue ini sering hadir dalam momen sakral karena sarat makna doa, bukan sekadar konsumsi.
Wajik
Nian Gao sudah dikonsumsi sejak Dinasti Han dan awalnya digunakan sebagai persembahan kepada leluhur dan dewa dapur. Nama nian gao secara fonetik berarti “tahun lebih tinggi”, sehingga dimaknai sebagai harapan peningkatan status hidup, karier, dan rezeki. Teksturnya yang lengket bukan hanya simbol kelekatan keluarga, tetapi juga harapan agar keberuntungan “menempel” sepanjang tahun.
Lumpia Goreng (Spring Rolls)
Lumpia goreng dimaknai sebagai simbol emas batangan karena bentuknya yang memanjang dan berwarna keemasan setelah digoreng. Kehadirannya mencerminkan harapan akan kemakmuran finansial dan peluang baru. Tekstur renyah juga melambangkan awal tahun yang segar dan dinamis.
Manisan Segi Delapan (Togetherness Tray)
Manisan segi delapan dirancang sebagai simbol kebersamaan, di mana setiap kompartemen memiliki arti keberuntungan berbeda. Angka delapan diasosiasikan dengan kelimpahan dan kesinambungan. Tradisi ini menekankan nilai berbagi dan membuka tahun baru dengan energi positif.
Onde-Onde
Nian Gao sudah dikonsumsi sejak Dinasti Han dan awalnya digunakan sebagai persembahan kepada leluhur dan dewa dapur. Nama nian gao secara fonetik berarti “tahun lebih tinggi”, sehingga dimaknai sebagai harapan peningkatan status hidup, karier, dan rezeki. Teksturnya yang lengket bukan hanya simbol kelekatan keluarga, tetapi juga harapan agar keberuntungan “menempel” sepanjang tahun.
Kue Lapis
Kue lapis merepresentasikan filosofi hidup bertahap yang kuat dalam budaya Tionghoa. Kesuksesan tidak dianggap instan, tetapi dibangun lapis demi lapis melalui disiplin dan kesabaran. Karena itu, kue ini sering disajikan sebagai simbol perjalanan hidup yang stabil dan berkelanjutan.
Kue Bulan Imlek
Kue bulan berakar dari tradisi kuno pemujaan bulan dan kemudian menjadi simbol perlawanan pada masa Dinasti Yuan. Dalam Imlek modern, kue ini melambangkan keutuhan keluarga dan loyalitas. Bentuk bulatnya menegaskan filosofi kebersamaan dan siklus hidup yang lengkap.
Manisan Segi Delapan
Pengulangan manisan segi delapan bukan tanpa alasan, karena simbol ini menekankan pentingnya memulai tahun dengan energi manis dan positif. Tradisi ini berfungsi sebagai pembuka percakapan, penyambut tamu, sekaligus ritual sosial. Artinya lebih ke fungsi budaya daripada rasa.
Kue mangkuk
Kue mangkuk berkembang dari tradisi kue fermentasi Tiongkok yang dikaitkan dengan pertumbuhan dan kemajuan. Proses fermentasi melambangkan perubahan dan perkembangan hidup. Dalam Imlek, kue ini menjadi simbol harapan agar kehidupan terus “mengembang”.
Bagaimana Cara Menyimpan Jajanan Imlek Agar Tetap Segar dan Tidak Berjamur?
Menyimpan jajanan Imlek agar tetap segar dimulai dari memahami jenis makanannya, terutama yang berbahan ketan, gula, atau tepung. Pastikan jajanan sudah benar-benar dingin sebelum disimpan agar tidak menghasilkan uap air. Gunakan wadah kedap udara untuk mencegah kelembapan yang memicu jamur. Hindari menyimpan di tempat panas atau terkena sinar matahari langsung.
Untuk daya tahan lebih lama, pisahkan jajanan kering dan basah serta simpan di suhu yang sesuai. Jajanan kering sebaiknya disimpan di ruangan sejuk dan kering, sedangkan kue basah bisa disimpan di lemari pendingin. Jangan mencampur jajanan dengan aroma menyengat agar rasa tidak berubah. Dengan kontrol udara, suhu, dan kebersihan, kualitas jajanan Imlek dapat terjaga lebih optimal.
Rekomendasi Brand Hampers Imlek Elegan dan Premium
Rayakan Imlek dengan kesan tak terlupakan melalui hampers imlek premium dari Carramica, brand keramik eksklusif berkualitas ekspor yang dirancang khusus untuk momen spesial seperti Tahun Baru Imlek. Koleksi hampers Imlek Carramica menghadirkan piring, gelas, dan set keramik artistik yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional — aman untuk microwave, oven, dan dishwasher — menjadikannya hadiah yang berkesan sekaligus berguna sehari-hari untuk keluarga, relasi bisnis, atau orang tersayang.
Setiap paket Carramica dilengkapi kemasan premium dan kartu ucapan eksklusif, disertai jaminan pengiriman pecah-belah agar pengalaman memberi hadiah terasa mulus dan berkelas. Pilihan tema seperti motif keberuntungan khas Imlek, serta opsi set limited edition membuatnya cocok sebagai simbol penghargaan dan doa “Gōng Xǐ Fā Cái” yang bermakna. Dengan kombinasi desain elegan, kualitas tinggi, dan nilai budaya, hampers Carramica menjadi pilihan ideal untuk meninggalkan kesan mendalam pada perayaan penuh makna ini.



