
1 Februari 2026 1:45 am
10 Minuman Khas Imlek & Makna Filosofisnya (Lengkap dengan Etiket Penyajian)
1. Teh Bunga Krisan (Teh Kekwa)2. Teh Melati (Jasmine Tea)3. Teh Tieguanyin (Oolong)4. Teh Cina (General Chinese Tea)5. Jus Jeruk Mandarin6. Jus Buah Plum7. Jus Goji Berry8. Air Rebusan Kurma Merah (Angco)9. Wedang Jahe10. Mai Dong (Ophiopogon)11. Susu Kacang Kedelai12. Rice Wine (Arak Beras/Miu)13. Baiju14. Kopi Yunnan15. Rekomendasi Brand Hampers Imlek Elegan dan Premium
Minuman khas Imlek tidak hanya berfungsi sebagai pelepas dahaga, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mendalam dalam budaya Tionghoa. Setiap jenis minuman dipercaya membawa doa, harapan, serta keberuntungan bagi keluarga yang merayakannya. Oleh karena itu, pemilihan minuman saat Tahun Baru Imlek tidak dilakukan secara sembarangan. Artikel ini akan membahas 10 minuman khas Imlek beserta makna filosofis dan tata cara penyajiannya.
Teh Bunga Krisan (Teh Kekwa)
Teh bunga krisan merupakan minuman tradisional yang populer saat perayaan Imlek. Minuman ini terbuat dari bunga krisan kering yang diseduh dengan air panas hingga menghasilkan aroma lembut. Teh kekwa dikenal memiliki manfaat menenangkan tubuh dan menyegarkan pikiran. Rasanya ringan dengan sedikit sentuhan manis alami.
Dalam filosofi Tionghoa, bunga krisan melambangkan umur panjang, ketenangan, dan kesehatan. Teh ini sering disajikan sebagai doa agar keluarga selalu diberi umur panjang. Etika penyajiannya adalah menggunakan cangkir porselen kecil dan menyajikannya kepada orang yang lebih tua terlebih dahulu. Sajikan dengan kedua tangan sebagai bentuk penghormatan.
Teh Melati (Jasmine Tea)
Teh melati dibuat dari daun teh hijau atau hitam yang diberi aroma bunga melati. Minuman ini memiliki wangi khas yang menenangkan dan rasa yang lembut. Teh melati sering menjadi pilihan utama saat menerima tamu di hari raya Imlek. Selain lezat, teh ini juga dikenal baik untuk pencernaan.
Secara simbolis, melati melambangkan kemurnian, keharmonisan, dan hubungan yang baik. Menyajikan teh melati berarti mendoakan hubungan keluarga yang rukun dan damai. Etika penyajiannya dilakukan dengan menuang teh tidak sampai penuh sebagai tanda kerendahan hati. Cangkir harus selalu menghadap tamu dengan posisi rapi.
Teh Tieguanyin (Oolong)
Tieguanyin merupakan teh oolong premium yang berasal dari Tiongkok. Teh ini memiliki aroma floral dan rasa yang kompleks, antara pahit dan manis. Biasanya diseduh beberapa kali karena kualitas daunnya yang tinggi. Minuman ini sering disajikan pada acara keluarga besar saat Imlek.
Tieguanyin melambangkan keseimbangan, ketenangan, dan kebijaksanaan. Teh ini dipercaya membawa energi positif bagi rumah tangga. Dalam etika penyajiannya, tuan rumah menuangkan teh dengan perlahan dan penuh perhatian. Mengetuk meja dua kali dengan jari adalah tanda terima kasih dalam budaya Tionghoa.
Teh Cina (General Chinese Tea)
Teh Cina umum biasanya berupa teh hijau atau teh hitam tradisional tanpa tambahan aroma. Minuman ini menjadi sajian standar dalam berbagai perayaan, termasuk Imlek. Rasanya sederhana, segar, dan cocok diminum bersama makanan berat. Teh ini juga membantu menetralisir lemak dari hidangan.
Secara filosofis, teh polos melambangkan kesederhanaan dan ketulusan. Menyajikan teh ini berarti menunjukkan sikap rendah hati kepada tamu. Etika penyajiannya adalah memastikan air selalu hangat dan segar. Cangkir harus diisi ulang sebelum benar-benar kosong sebagai bentuk perhatian.
Jus Jeruk Mandarin
Jus jeruk mandarin berasal dari buah jeruk khas Imlek yang berwarna cerah. Minuman ini memiliki rasa segar, manis, dan kaya vitamin C. Jeruk mandarin sering dijadikan simbol utama dalam perayaan Tahun Baru Cina. Jusnya menjadi alternatif sehat bagi semua usia.
Dalam budaya Tionghoa, jeruk melambangkan keberuntungan, rezeki, dan kemakmuran. Warna oranye emasnya dipercaya membawa energi positif. Etika penyajiannya adalah menggunakan gelas bening agar warna terlihat jelas. Sajikan dalam kondisi dingin dan segar kepada tamu.
Jus Buah Plum
Jus plum terbuat dari buah plum yang diolah menjadi minuman manis asam. Minuman ini populer karena rasanya yang menyegarkan dan unik. Selain nikmat, jus plum juga dikenal membantu pencernaan. Biasanya disajikan sebagai minuman pembuka atau penutup hidangan.
Buah plum melambangkan keteguhan, kesabaran, dan harapan baru. Dalam filosofi Tionghoa, plum mekar di musim dingin sebagai simbol ketangguhan. Etika penyajiannya adalah menuangkan dengan rapi tanpa tumpah. Gelas harus disusun sejajar dan mudah dijangkau tamu.
Jus Goji Berry
Jus goji berry dibuat dari buah kering goji yang direbus atau diblender. Minuman ini dikenal sebagai minuman kesehatan dalam pengobatan tradisional Cina. Rasanya manis ringan dan menyegarkan. Banyak keluarga menyajikannya untuk orang tua saat Imlek.
Goji berry melambangkan vitalitas, kesehatan, dan umur panjang. Minuman ini dipercaya memperkuat energi tubuh. Etika penyajiannya dilakukan dengan menggunakan cangkir kecil atau mangkuk teh. Sajikan dalam keadaan hangat untuk manfaat maksimal.
Air Rebusan Kurma Merah (Angco)
Air rebusan kurma merah dibuat dari angco yang direbus hingga menghasilkan rasa manis alami. Minuman ini sangat populer dalam budaya Tionghoa. Selain enak, angco juga kaya nutrisi. Biasanya diminum hangat saat cuaca dingin.
Kurma merah melambangkan kebahagiaan, keberuntungan, dan keharmonisan rumah tangga. Minuman ini sering disajikan untuk mendoakan keluarga yang harmonis. Etika penyajiannya adalah menuang bersama buah kurmanya. Sajikan dalam mangkuk kecil dengan sendok.
Wedang Jahe
Wedang jahe merupakan minuman hangat berbahan dasar jahe segar. Rasanya pedas manis dan menghangatkan tubuh. Minuman ini sering disajikan saat malam Imlek atau ketika cuaca dingin. Wedang jahe juga membantu menjaga daya tahan tubuh.
Dalam filosofi Tionghoa, jahe melambangkan kekuatan dan perlindungan dari energi negatif. Minuman ini dipercaya membawa kesehatan sepanjang tahun. Etika penyajiannya adalah menyajikan dalam kondisi hangat, tidak terlalu panas. Gunakan cangkir tahan panas agar aman diminum.
Mai Dong (Ophiopogon)
Mai Dong merupakan minuman herbal tradisional dari akar ophiopogon. Biasanya direbus bersama bahan herbal lain hingga menghasilkan minuman ringan. Minuman ini dikenal dalam pengobatan Cina sebagai penyeimbang tubuh. Rasanya lembut dan sedikit manis.
Mai Dong melambangkan keseimbangan, ketenangan, dan kesehatan jangka panjang. Minuman ini sering disajikan sebagai doa untuk kehidupan yang stabil. Etika penyajiannya dilakukan dengan wadah sederhana dan bersih. Sajikan secara sopan kepada anggota keluarga yang lebih tua terlebih dahulu.
Susu Kacang Kedelai
Susu kacang kedelai merupakan minuman tradisional yang banyak dikonsumsi dalam budaya Tionghoa. Minuman ini terbuat dari kacang kedelai yang dihaluskan dan direbus hingga menghasilkan cairan lembut dan bergizi. Rasanya ringan, sedikit manis, dan cocok diminum hangat maupun dingin. Susu kedelai sering disajikan sebagai pendamping makanan saat perayaan Imlek.
Secara filosofis, kacang kedelai melambangkan kesuburan, kesehatan, dan kehidupan yang seimbang. Minuman ini dipercaya membawa energi positif bagi tubuh dan pikiran. Etika penyajiannya adalah menggunakan gelas bersih dan tertutup untuk menjaga suhu. Sajikan terlebih dahulu kepada orang tua sebagai bentuk penghormatan.
Rice Wine (Arak Beras/Miu)
Rice wine atau miu merupakan minuman fermentasi dari beras yang memiliki aroma khas. Minuman ini sering digunakan dalam acara tradisional dan perayaan penting, termasuk Imlek. Rasanya cenderung manis hingga sedikit asam, tergantung proses fermentasinya. Rice wine biasanya disajikan dalam jumlah kecil.
Dalam budaya Tionghoa, arak beras melambangkan persahabatan, kebahagiaan, dan perayaan. Minuman ini sering digunakan untuk toast dan doa bersama. Etika penyajiannya adalah menuang dengan sopan dan tidak berlebihan. Gelas harus diangkat saat bersulang sebagai tanda rasa hormat.
Baiju
Baijiu merupakan minuman beralkohol tradisional khas Tiongkok dengan kadar alkohol tinggi. Minuman ini dibuat melalui proses fermentasi dan distilasi biji-bijian. Baijiu memiliki aroma kuat dan rasa tajam yang khas. Biasanya disajikan pada acara formal atau jamuan keluarga besar.
Secara simbolis, baijiu melambangkan keberanian, ketulusan, dan persaudaraan. Minuman ini digunakan sebagai simbol kejujuran dalam pertemuan penting. Etika penyajiannya adalah menuang dalam gelas kecil dan diminum perlahan. Saat bersulang, posisi gelas harus lebih rendah dari gelas orang yang dihormati.
Kopi Yunnan
Kopi Yunnan berasal dari Provinsi Yunnan, Tiongkok, yang dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas tinggi. Kopi ini memiliki karakter rasa ringan, asam seimbang, dan aroma floral. Dalam beberapa tahun terakhir, kopi Yunnan mulai populer sebagai sajian modern saat Imlek. Minuman ini menjadi alternatif bagi generasi muda.
Dalam filosofi modern Tionghoa, kopi Yunnan melambangkan inovasi, semangat baru, dan keterbukaan terhadap perubahan. Kehadirannya mencerminkan perpaduan tradisi dan gaya hidup masa kini. Etika penyajiannya adalah menyajikan dalam cangkir bersih dengan tampilan rapi. Sajikan bersama camilan ringan sebagai pelengkap.
Rekomendasi Brand Hampers Imlek Elegan dan Premium
Carramica dikenal sebagai salah satu brand hampers Imlek yang memadukan estetika keramik premium dengan nilai sentimental hadiah tradisional, menjadikannya pilihan elegan untuk perayaan Tahun Baru Imlek. Koleksi hampers Imlek dari Carramica menawarkan set piring dan gelas keramik berkualitas ekspor yang aman untuk digunakan sehari-hari serta bertahan lama sebagai kenang-kenangan istimewa.
Setiap hampers keramik hadir dalam kemasan eksklusif lengkap dengan free gift card dan pilihan desain edisi terbatas, sehingga cocok sebagai hadiah keluarga, kolega, atau relasi bisnis yang ingin tampil berkelas. Apapun pilihannya, brand ini memberikan kesan personal dan premium, sekaligus memperkaya momen kebersamaan di perayaan Imlek.



